Durga Puja di Kolkata bukan sekadar festival, melainkan sebuah emosi yang menyelimuti kota. Jalanan berubah menjadi galeri hidup yang dipenuhi cahaya, musik, seni, dan makanan. Sementara sebagian besar India merayakan Navratri dengan sajian vegetarian, Bengal merayakannya dengan caranya sendiri. Di sini, Pujo lebih berkaitan dengan pandal daripada hidangannya. Dari dapur tradisional hingga kios kaki lima yang ramai, Kolkata menyajikan beragam hidangan non-vegetarian, termasuk kari yang kaya rasa, camilan goreng renyah, dan hidangan klasik Mughlai yang terus menjadi ciri khas budaya kulinernya. Berikut panduan yang dapat menjadi panduan lengkap Anda untuk menikmati makanan non-vegetarian terbaik selama Durga Puja 2025.
Kalender Makanan Festival: Kapan Menikmati Hidangan Non-Vegetarian
Waktu makan selama Pujo penting, karena tradisi dan ritual makanan sering kali berjalan beriringan.
- Shashti dan Saptami: Cocok untuk makanan ringan dan camilan saat berpindah dari satu pandal ke pandal lainnya.
- Ashtami: Secara tradisional menjadi hidangan vegetarian di banyak rumah orang Bengali, meskipun restoran tetap buka dengan menu biasa mereka.
- Nabami dan Dashami: Dicadangkan untuk pesta besar, saat kosha mangsho, biryani, dan bungalo mutton dak paling dinikmati.
Dengan kalender Anda yang sudah siap, Anda dapat fokus pada hidangan ikonik yang menonjolkan cita rasa perayaan Kolkata.
Hidangan Non-Vegetarian Ikonik yang Tidak Boleh Anda Lewatkan:
1. Kosha Mangsho – Jiwa Makanan Non-Vegetarian Bengali
Kari daging kambing yang dimasak perlahan dengan minyak mustard, bawang bombai, dan campuran rempah-rempah, kosha mangsho terasa kaya dan mantap. Paling cocok dipadukan dengan luchi atau nasi putih, hidangan ini merupakan salah satu hidangan perayaan Bengal yang paling digemari.
- Tempat mencoba: Gol Bari, 6 Ballygunj Place, Hotel Swadhin Bharat Hindu
- Kisaran harga: Rp. 300-Rp. 500
2. Kolkata Biryani – Lembut, Aromatik, dan Kaya Kentang
Hidangan harum yang terinspirasi dari Awadhi, hidangan unik khas Bengal, dengan kentang dan telur rebus. Tersedia dalam pilihan ayam dan kambing, biryani yang ringan namun kaya rasa ini wajib dicoba di Pujo. Tambahkan firni untuk sentuhan klasik.
- Tempat untuk mencoba: Arsalan, Royal Indian Hotel, Aminia
- Kisaran harga: Rp. 250-Rp. 400
3. Kari Chingri Malai – Udang di Surga Kelapa
Udang jumbo dimasak dalam kuah santan kental yang dibumbui kunyit dan biji sawi. Nikmat dinikmati dengan nasi putih, mewah namun tetap nikmat.
- Tempat untuk mencoba: Aaheli, Oh! Calcutta, Kasturi
- Kisaran harga: Rs. 400-Rs. 600
4. Ikan Goreng Dan Potongan Kabiraj – Royalti Makanan Jalanan
Fillet ikan goreng tepung dan potongan kabiraji yang dibungkus jaring telur yang lembut adalah hidangan utama di malam hari. Sempurna untuk camilan cepat di sela-sela makan panda.
- Tempat untuk mencoba: Mitra Cafe, Bijoli Grill, Allen Kitchen
- Kisaran harga: Rp.100-Rp.250
5. Mughlai Paratha – Kenikmatan Renyah Isi Keema
Paratha goreng berisi daging cincang berbumbu dan telur, disajikan dengan salad dan chutney. Rasanya lezat, nikmat, dan khas Pujo.
- Tempat mencobanya: Kabin Anadi, Bijoli Grill, Apanjan
- Kisaran harga: Rp.120-Rp.200
6. Mutton Dak Bungalow – Makanan Nyaman Kolonial
Hidangan pedesaan dari dak bungalow era kolonial ini berisi daging kambing empuk, kentang, dan telur rebus dalam kari berbumbu ringan. Nostalgia disajikan di atas piring.
- Tempat untuk mencoba: Bhojohori Manna, Kasturi, Kewpie’s Kitchen
- Kisaran harga: Rp. 350-Rp. 500